MATERI TKA-BAHASA INDONESIA
#MUATAN.
A. Teks Informasi.
Tulisan non fiksi yang bertujuan untuk memberitahu atau menjelaskan pembaca tentang topik tertentu secara faktual dan objektif, tanpa menggunakan unsur imajinatif, dengan struktur yang jelas ( judul, subjudul, poin-poin) dan bahasa yang lugas agar mudah dipahami.
• Ciri-ciri :
- Faktual dan objektif.
- Non fiksi.
- Struktur jelas.
- Bahasa lugas (mudah dipahami).
• Jenis teks informasi :
- Deskripsi.
- Naratif (menceritakan peristiwa).
- Prosedur.
• Teks informasi terbagi menjadi 2 :
- Teks informasi tersurat :
Makna yang ditulis dan disampaikan langsung dinyatakan, jelas, dan mudah ditemukan dalam teks.
- Teks informasi tersirat :
Makna tersembunyi, tidak diucapkan secara langsung, tetapi bisa disimpulkan dari keseluruhan isi teks (makna tidak disampaikan secara langsung).
B. Teks Fiksi.
Teks yang berisi cerita rekaan atau khayalan yang diciptakan berdasarkan imajinasi penulis, bukan peristiwa nyata, dengan tujuan menghibur, menyampaikan pesan moral, atau menggugah perasaan pembaca melalui tokoh, alur, dan latar yang diciptakan dari kreatifitasnya sendiri.
• Ciri-ciri :
- Imajinatif.
- Bahasa konotatif.
- Unsur naratif kuat.
- Kebenaran tidak mutlak.
#TEKS YANG DIGUNAKAN.
A. Karakteristik kosakata.
• Kata berimbuhan/konfiks:
Kata dasar yang diberi imbuhan gabungan (awalan dan akhiran) untuk membentuk kata baru yang berfungsi menjadi kata benda atau kata kerja.
Contoh : Kata dasar (merdeka), kata imbuhan (ke-an), kalimat baru (kemerdekaan).
• Makna denotatif dan konotatif :
- Denotatif : Makna asli, wajar, lugas, dan apa adanya dari sebuah kata, tanpa tambahan makna.
- Konotatif : Makna kiasan atau tambahan yang muncul karena asosiasi, perasaan atau nilai sosial tertentu.
B. Karakteristik kalimat.
• Kalimat tunggal berbagai pola :
Kalimat ini dilihat berdasarkan unsur penusunan, mulai dari S-P (subjek, predikat), S-P-O (subjek, predikat, objek), S-P-PEL (subjek, predikat, pelengkap), S-P-K (subjek, predikat, keterangan), S-P-O-K (subjek, predikat, objek), dan S-P-PEL-K (subjek, predikat, pelengkap, keterangan).
• Kalimat majemuk setara :
Gabungan dua klausa atau lebih yang kedudukannya sederajat atau setara yang dihubungkan dengan kata penghubung.
C. Karakteristik wacana.
• Kohesi penyulihan/subtitusi :
Menggantikan sebuah kata atau frasa dengan kata lain (seperti ini, itu, demikian) atau bentuk gramitikal lain (nominal, verbal, klausa) untuk menghindari pengulangan.
• Konjungsi antar paragraf :
- Perbandingan : Menunjukaan persamaan/perbedaan antara gagasan yang disajikan.
- Penekanan/intensifikasi : Memperkuat dan menekankan kembali gagasan yang telah disampaikan sebelumnya.
Komentar
Posting Komentar