SAKA PARIWISATA
(Satuan Karya Pramuka Pariwisata)
Saka Pariwisata adalah wadah pendidikan dan pembinaan di bidang kepariwisataan bagi anggota Gerakan Pramuka. Anggota Saka Pariwisata, yang umumnya adalah Pramuka Penegak dan Pandega, akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan untuk menjadi tenaga ahli di bidang pariwisata.
🛑 FUNGSI :
Fungsi utamanya adalah sebagai wadah edukasi dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang pariwisata, sekaligus menjadi sarana untuk melaksanakan kegiatan produktif yang nyata.
🛑 TUJUAN :
1. Menyalurkan minat dan mengembangkan bakat anggota pramuka dalam bidang pariwisata.
2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kepariwisataan yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan.
3. Membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya pengembangan pariwisata daerah.
4. Mempromosikan potensi wisata lokal dan mendukung program Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan).
💼 KRIDA PARIWISATA(satuan kecil dalam saka), yaitu:
1. Krida Penyuluh Pariwisata.
Krida ini berfokus pada pemberian edukasi dan sosialisasi. Tugasnya antara lain:
Memberikan penyuluhan tentang sadar wisata dan Sapta Pesona. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan dan ekowisata. Serta berperan sebagai motivator dan komunikator untuk mewujudkan suasana yang kondusif bagi pengembangan pariwisata.
2. Krida Pemandu Pariwisata.
Krida ini bertujuan melatih anggota pramuka menjadi pemandu wisata yang profesional.
Tugasnya meliputi:
Menyusun program perjalanan wisata (tour planner). Melakukan pemanduan perjalanan wisata (tour guide). Memahami daya tarik wisata dan menguasai rute perjalanan. Serta meningkatkan keterampilan komunikasi untuk memberikan informasi yang menarik kepada wisatawan.
3. Krida Kuliner Wisata.
Fokus krida ini adalah melestarikan dan mengembangkan kuliner lokal.
Tugasnya antara lain:
Mempelajari dan mempraktikkan cara membuat makanan khas lokal. Menyajikan dan mempromosikan kuliner sebagai salah satu daya tarik wisata. Serta memahami pentingnya kuliner dalam ekosistem pariwisata.
Komentar
Posting Komentar